Pendidikan Nade EasyTujuan PendidikanMetodologi PendidikanGuru BermutuPendidikan Network IndonesiaMajalah Teknologi IndonesiaTeknologi Tepat Guna
Ke Halaman UtamaIsu-Isu Teknologi PendidikanDikotomi Teknologi PendidikanTujuan Teknologi PendidikanInternet Masuk SekolahKegiatan Belajar Mengajar (KBM)
 Home & Situs Jaringan
 Database Teknologi
 Berita Tekno Pendidikan
 Tentang Kami
 Resources/Articles/Data
  
Komputer
Pendidikan dan Komputer
Lembaga/Sekolah Komputer
Pelayanan IT / Komputer
Software Komputer
Hardware Komputer
Teknologi Terkait
Pesan dari Lapangan

Internet
Pendidikan dan Internet
Kiat Mendapatkan Dana
Pelayanan Desain Website
Pelayanan Website Hosting
Internet Service Provider
WAN Kota & Desa

Homepage
Membuat Homepage
HTML & JAVA

Teknologi Belajar
Garis Besar
Peralatan Audio-Visual
Bahan Audio-Visual
Lab IPA dan Komputer

Laboratorium Bahasa
Pendahuluan
Masalah2 Lab Bahasa
Model Baru
Model LabB/Self-Access
Manual LabB UpGrade
Perawatan Preventif
Model Bahan Sedehana
Suplier Lab Bahasa

WW-Web
Teknologi Pelajaran
Sumber Bahan Guru
MOO-MOO Pendidikan
Direktori Web
Mengajar K-12
Organisasi
Conferensi
Majalah
Papers

Belajar Jarak Jauh
Desain Bahan Pengajaran

Language Learning
Menggunakan Web
Sumber Bahasa Indonesia

CALL
Computer Aided Language Learning
Hal-Hal Umum
Sumber-Sumber / Informasi
Contoh-Contoh di Web

Lain-Lain
Ikut Forum Komputer
Links Pendidikan
Forum Pendidikan

  
 E-Mail Technolgy Gratis
  
Name:
Surname:

Name@Technology.zzn.com

Login:
Password:

Name@Technology.zzn.com

  
 Belajar di Luar Negeri
  



  
 Penerbangan Indonesia
  
Penerbangan di Indonesia

  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

Ilmu Teknologi Pendidikan

E-Learning, Si TPers dan Peran Teknologi Pendidikan
Friday, 29 January 2010

Kebetulan kemarin saya meliat "http://www.web-bali.net" dan membaca "Si TPers".

Si tpersRe: "Si tpers holds a palm-top type of computer on its left hand and a drawing brush on the right. Palm-top symbolizes the digital era that influences learning and instruction, while the drawing brush is for conventional pattern of schools"

Saya sudah mulai menggunakan komputer untuk pendidikan pada tahun 1974an dengan HP 2100A mini komputers di Footscay Institute of Technology, dan waktu itu boleh disebut "the digital era". Dengan muncul XT maupun AT kira-kira akhir 80an sampai tahun 1997/9 banyak guru maupun dosen sangat sibuk (dan hanya) membuktikan bahwa ICT untuk pembelajaran mempunyai peran yang sangat terbatas dan pada tahun 2000, kecuali untuk beberapa orang yang ketinggalan zaman, kepercayaan kepada ICT untuk pembelajaran di sekolah mulai turun dan guru-guru sudah bosen dengan retorika dari marketers (maupun beberapa presenter yang kelihatannya hanya mencari muka).

Re: "Palm-top symbolizes the digital era that influences learning and instruction"
Di Tingkat Sekolah - Sebetulnya tidak begitu penting. Misalnya di Australia, seperti kebanyakan negara maju pembelajaran di kelas adalah secara pembelajaran kontekstual, cara belajar yang terbaik karena mengaktifkan pelajarnya, dan teknologi pembelajaran sangat tergantung tujuannya dan sering adalah sangat sederhana.

Re: "drawing brush on the right"
Ingat bahwa the "drawing brush" "enables" kreativitas tampa batas, tetapi Programmed Learning dapat membunuh kreativitas karena hanya jawaban atau perilaku tertentu akan diterima.

"It (programmed learning) works best in basic courses which introduce the vocabulary of a discipline, heavily fact-based courses and rule-based technical courses." (Berbasis-Asal-Hafal-Saja) Saya setuju dengan ini, dan dari pengalaman saya, pelajar sering menjadi bosen dengan ICT (saja) di tingkat ini juga.

Mengapa Programmed Learning Dapat Membunuh Kreativitas?
http://teknologipendidikan.com/kreativitas.html

Salah satu isu yang sering disebut adalah "E-Learning Adalah Interaktif". Jelas mereka belum pernah masuk Kelas PAKEM, "Yang Interaktif Setiap Saat"!
http://pendidikan.net/pakem.html

Sebetulnya ada banyak sekali masalah dengan E-Learning (kebanayan terkait dengan human issues and the importance of self-expression, free discussion, peer learning, dan benefits of group learning). Tetapi Isu utama untuk TPers adalah ICT menggagalakan tujuan utama TP, yaitu tidak memberi kesempatan untuk banyak variasi "cognitive style" pelajar (ICT - komunikasi lewat jari - di depan layar komputer).
http://teknologipendidikan.com/perspektif.html

Salam Teknologi Pendidikan

Ayit Can Be Success;
bagaimana untuk adik2 kita yang ada didaerah pedalaman, kawan2 tolong dipikirkan untuk kemajuan mereka.. jauh dari perkembangan teknologi, selama ini hampir 70 % kita berpusat dikota saja, bagaimana yg di daerah terpencil.. apakah selamanya mereka terbelakang..?

Phillip Rekdale;
@Ayit Can Be Success, Apa hubungannya? Melihat http://MBEProject.Net dan http://InovasiPendidikan.Net Yang di kota yang ketinggalan zaman sebetulnya :-) Dan paling dipengaruhi oleh teknologi yang merugikan mereka. http://E-Pendidikan.Com Pendidikan terbaik tidak tergantung teknologi. Membaca http://TeknologiPendidikan.Com dengan mata yang terbuka. Masalah utama di daerah pedalaman adalah pemerintah yang kurang memperhatikan. http://Ambruk.Com
Salam Teknologi Pendidikan http://Pendidikan.Net

Phillip Rekdale;
Ratusan Siswa SMA Belajar di Jembatan Penyeberangan Kamis, 28 Januari 2010 22:30

SEMARANG--MI: Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Sultan Agung 3 Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/1), belajar di jembatan penyeberangan yang terletak persis di depan sekolah tersebut.

Pelaksanaan kegiatan belajar di jembatan penyeberangan itu ternyata dilakukan bukan karena ruang sekolah mengalami kerusakan atau akibat lainnya, namun merupakan salah satu proses pembelajaran seni yang ditujukan kepada siswa.

"Kami sengaja membawa siswa dari ruang kelas menuju hiruk-pikuk jalan raya agar mereka dapat berimajinasi secara bebas," kata guru pelajaran seni teater SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Rhobi Sani saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, kegiatan belajar di jembatan penyeberangan itu sebenarnya telah dilakukan sejak Rabu (27/1) diikuti beberapa kelas dan dilakukan mulai jam pelajaran pertama hingga jam pelajaran keenam.
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/01/28/119902/88/14/Ratusan-Siswa-SMA-Belajar-di-Jembatan-Penyeberangan

Naaaaa.... Ini contoh kreativias

Kita perlu kreativitas... bukan cuci otak kan?

Ayit Can Be Success;
bgmn kreativitas kita memajukan org desa..?jgn smp mereka kekota hanya jadi penonton..

Phillip Rekdale;
Belum baca ya?
Re: "kreativitas kita memajukan org desa" Pasti bukan lewat e-Learning yang hanya dapat membunuh kreativitas mereka, kan?
Salam

Ayit Can Be Success;
cb mister jln2 kedesa, pahami keinginan mereka, sy juga termasuk org desa...

Phillip Rekdale;
Re: "pahami keinginan mereka" - Saya paham, dan saya juga paham bahwa kebanyakan sekolah di desa tidak punya cukup komputer untuk mengajar mata pelejaran TIK, yang betul penting.

"Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa" dan "dari jumlah total yang mencapai 200.000 sekolah, sekitar 182.500 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA se-Indonesia belum terakses internet", jelas TIK bukan solusinya sekarang, kan?

Target Depdiknas adalah komputer 1:20 siswa pada tahun 2015 (kalau jadi). Ini hanya cukup untuk mengajar TIK saja, tidak sama sekali cukup untuk mengunakan e-learning (yang hanya membunuh kreativitas) - Fortunately!... See more

Kalau begitu membaca http://MBEProject.Net dan belajar caranya untuk membantu sekolah-sekolah anda "sekarang". Yang standard dunia.

Salam Teknologi Pendidikan

Phillip Rekdale;
Re: "bgmn kreativitas kita" - Kita tidak kreatif kalau kita hanya melaksanakan teknologi pendidikan yang di-import, tidak dapat dilaksanakan secara nasional dalam 10 tahun, yang merugikan anak-anak kita di desa, kan?

Ayit Can Be Success;
memang betul...namun yang SDM pendidik skrg untuk memajukan org desa masih kurang sempurna krn personal kawan-kawan pendidik,yaitu mereka hanya dibekali teori yang belum tentu sesuai dg kondisi ditempat yang akan dibantu...banyak kendala seperti itu yang saya dapatkan,,,

Virzha Aulianna;
teknologi = cara = kreativitas

jadi, teknologi tidak hanya b'hubungan dg komputer..

Phillip Rekdale;
Ya betul, dan teknologi yang benar cocok adalah solusinya untuk membantu meningkatkan mutu pendidikan. Sebagai TPer yang profesional kita tidak boleh lupa akarnya TP, dan berjuang untuk meningkatkan kreativitas siswa-siswi kita, maupun kreativitas guru oleh Appropriate Technology seperti negara lain.
http://teknologipendidikan.com/solusi.html

Ref: http://www.facebook.com/?ref=home#/notes/phillip-rekdale/e-learning-si-tpers-dan-peran-teknologi-pendidikan/277705282747


Dibuat Februari 2, 2010
Copyright © 2008-2010

  ISU2 TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Guru Ga Boleh 'Gaptek' ???
Teknologi Tepat Guna
Perkembangan Teknologi Pendidikan Sesuai Arah Pembangunan Pendidikan
Ketidakmerataan Pendidikan Sudah Cukup Sering Dibicarakan
1 Komputer Untuk Satu Siswa, Atau Berapa Rasio Yang Terbaik?
Pembelajaran Yang Standar Dunia
Kita Kan Tetap Harus Berusaha Untuk Mengikuti Perkembangan Dunia, kan?
Skype di kelas bahasa Inggris?
Teknologi Pendidikan Tepat Guna :: "Appropriate Technology"
Programmed learning - E-Learning Dapat Membunuh Kreativitas!
Mobile E-Learning Will Go Away - M-Learning?
Is the role of high-tech in learning significant?
E-Book - Mengapa kita selalu mencari solusi yang sulit?
Video Pendidikan Gratis - Apakah Ini Solusinya?
Kuliah Bersama di Widya Telewicara... Aduh...
Apakah Kebijakan terhadap TIK (ICT) di Sekolah Mengancam Perkembangan Pendidikan?
Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar - Pembelajaran Aktif!
Teknologi Pendidikan - Ilmuwan Teknologi Pendidikan Di Mana?
Apakah Teknologi Pendidikan Adalah Solusinya?
Dunia Pendidikan Terhadap Gagasan Kewirausahaan
 Alat Revolusi Pendidikan
  

Ada Produk Teknologi Yang Dapat Membuat Revolusi Di Bidang Pendidikan Di Seluruh Indonesia. Sekarang kita dapat belajar di manapun, di kota besar, di kota kecil, di desa, maupun di becak. Relatif kecil dan dapat masuk tas anda jadi dapat dibawa ke mana saja. Anda hanya perlu mempunyai niat belajar dan anda dapat belajar tanpa batas. Tidak perlu koneksi ke listrik dan battery dijaminkan selama hidup (katanya). Juga tidak kena ongkos layanan (Internet atau Hanfon). Tidak memakan pulsa jadi kalau anda tidur dan lupa mematikan alat revolusi pendidikan ini tidak akan kena ongkos. Alat ini juga dapat dipakai di seluruh dunia tanpa koneksi khusus. Alat revolusi ini dapat dibeli di toko dekat anda sekarang dan dapat digunakan secara langsung... dan dapat belajar sambil pulang!

Ayo Beli Sekarang!

(Info Lengkap Di Sini)

  

 Pendidikan Kelas Dunia
  
Pendidikan Kelas Dunia
  
 Metodologi Pembelajaran
  

Metodologi Indonesia

  
 Teknologi Pendidikan
  

Ilusi atau Solusi
Ilusi Atau Solusi


  
 Ilmu Sains Untuk Anda
  

Mad Scientist
  
 Website Kami & Kegiatan
  
Sains.TV

  
 Survei Sekolah 2012
  

Apakah Sekolah Anda:
belum punya Internet
sudah punya Internet


  
 Survei Guru 2012
  

Apa Kebutuhan:
Guru Tahun 2012?
(menulis saran anda)


  
 Search Situs TekPend
  


  
 Saran/Chat/Info Online